Membiarkan Kejahatan itu Kejahatan
Jadi, pada pagi hari yang indah, saya secara tidak sengaja melihat temen majang video dengan komentar dia, IBU GILA. Well, karena saya pikir ini video lucu2an dengan menampilkan ibu yang sedang menggila karena muak, saya liat aja videonya. Berikut video yang saya tonton :
Reaksi saya setelah nonton video itu :
WATDEFAAAAAAKKKKKKKKKKKK!!!!!!!! Ini ibu layak mati.
Saya baru kali itu bener2 marah semarah2nya marah liat video di internet. Bahkan sampai menangis. Entah kenapa saya seperti merasa ibu itu memukuli anak saya sendiri. Apalagi saat si bayi menangis. Benar2 merasa seperti anak saya yang dipukuli. Saya bener2 marah sekaligus sedih. Kenapa bisa ibu itu bertindak seperti orang gila begitu.
Saya mencoba menganalisa perilakunya, walaupun saya bukan psikolog, tapi bisa ada beberapa kemungkinan yang membuat ibu itu menggila :
1. Dia muak, entah muak karena suaminya, keadaan, atau anaknya sendiri. Dan seperti kata Alfridus Godfred :

2. Ibu itu kesambet setan.
3. Ibu itu mengkonsumsi shabu2 kayak si babi tugu tani.

4. Ibu itu gila beneran.
Tetapi setelah menonton 1 menit saya sadar, DEFAKKKKK!!! Itu kenapa yang ngrekam diem aja???? Malah cuma ngrekam doank. WOIIII, ITU ADA IBU GILA SEDANG MUKULIN ANAKNYA YANG MASIH BAYI!! ELU KENAPA MALAH CUMA NGREKAM???? LU NYARI SENSASI APA????
Walaupun menurut pembelaan, dia bilang bahwa dia ngrekam buat barang bukti ke polisi, tapi saya gak percaya. Kalo jadi barang bukti kenapa sampai 4 mnit? Apakah dia juga menikmati bayi tersebut dipukul2 ibunya? Saya aja nonton 1 menit dah ga tahan untuk menutup video-nya. Apalagi dia melihat peristiwa itu langsung. Cuma menasihati si ibu doank.
Menasihati.
Sementara si bayi bisa aja meninggal karena dipukulin ibunya.
WATDEFAKKKKKKKK!!!!!
Saya jadi tambah marah aja mikirnya. Bisa2nya, ada kejahatan di depan mata. Tapi anda malah merekamnya. Ya kalo si ibu itu Rambo yang ga mungkin bakal menang melawannya, bolehlah kalo cuma menasihati. Apalagi kalo si Rambo itu tipe orang senggol bacok. Tapi ini ibu2 for god sake. Ibu2 yang skali pukul pingsan. Ibu2 yang skali tendang tepar. Ibu2 yang senggol bacok, tapi kita bisa bacok balik.
Apa susahnya sih, menjambak si ibu gila itu keluar rumah, dilempar kejalan, biar ditabrak mobil yang lewat. Atau mengambil pisau di dapur kemudian menusuk2an berkali2 ke ibu gila itu. Atau memukul muka si ibu itu dari depan sekuat2nya biar ibu itu pingsan, kemudian kita amankan anaknya dan mengirim ibu gila itu ke rumah sakit jiwa. Di Timbuktu.
Nggak. Si perekam malah merekam sampai 4 menit! Membiarkan si bayi bertarung dengan maut, sementara dia hanya merekam sambil menasihati orang gila itu. GRRRRRRRR… Tambah geram aja saya. Harusnya si perekam juga dipenjara!!! Atau ikut dimutilasi!!!! Atau ikut dikirim di rumah sakit gila. Di Timbuktu.
Walaupun ada berita bahwa si ibu bayi sudah dihukum 18 bulan penjara, tapi saya masih belum ikhlas. Harusnya ibu itu dipenjara selamanya. Di Timbuktu. Dengan si perekam videonya.